Terima kasih telah berkunjung di blog saya....semoga bermanfaat
Featured
Recent Posts

Jumat, 30 September 2016

Ada beberapa jenis kayu manis yang dugunakan diseluruh dunia, yaitu jenis kayu manis ceylon, cassia, dan saigon. Jenis Ceylon rasanya lebih manis dan lembut, dan memiliki warna cokelat muda. Kayu manis jenis cassia warnanya cokelat tua cenderung gelap, lebih keras dan rasanya kurang manis. Dan Saigon, adalah kayu manis dari keluarga cassia, namun sedikit lebih manis dan harganya mahal. Advertisement Penggunaan kayu manis tercatat dalam buku obat-obatan Cina tahun 2700 SM, dan telah digunakan di Mesir kuno sebagai obat serta penyedap minuman. Rempah ini juga sudah sangat populer di Eropa pada Abad Pertengahan, dan menjadi salah satu produk pertama yang diperdagangkan secara teratur di Eropa dan Timur dekat. Penghasil utama kayu manis Ceylon adalah Sri Lanka, Brasil, Madagaskar, India dan Karibia, dan penghasil utama kayu manis jenis cassia adalah Cina, Indonesia dan Vietnam. Kayu manis harus disimpan dalam wadah kedap udara dan di tempat yang gelap. Kayu manis batangan bisa bertahan selama sekitar 1 tahun, tapi kayu manis yang telah dihaluskan akan mulai kehilangan rasa setelah beberapa bulan penyimpanan. Khasiat manfaat Kayu manis bagi Kesehatan : Pengobatan Cina dan Ayurveda India telah lama mempercayai kayu manis dan digunakan untuk mengobati kondisi seperti flu, gangguan pencernaan, dan kram. Juga diyakini bisa meningkatkan energi, vitalitas dan sirkulasi darah. Kemungkinan manfaat mengkonsumsi kayu manis ini berasal dari senyawa kimia yang banyak difokuskan banyak penelitian yaitu cinnamaldehyde. Senyawa organik ini yang memberikan rasa manis pada kayu manis. Dari sinilah disimpulkan bahwa kayu manis mungkin berkhasiat sebagai berikut : Arthritis: Dalam evaluasi 122 ramuan Cina untuk pengurangan kadar asam urat, ekstrak kayu manis cassia adalah yang paling efektif untuk menekan enzim yang menyebabkan produksi asam urat. Madu dan kayu manis yang dikombinasikan bisa meredakan nyeri arthritis. Lihat juga : Khasiat Lada Hitam Diabetes tipe 2: Orang dengan diabetes tipe 2 yang diberi ekstrak kayu manis secara signifikan mengalami penurunan kadar gula darah. Hal ini karena kayu manis kemampuan untuk meningkatkan metabolisme glukosa hingga sekitar 20 kali, sehingga bisa secara signifikan meningkatkan regulasi gula darah.Kayu manis juga memperlambat pengosongan lambung, membantu mengurangi peningkatan gula darah setelah makan, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Bioflavonoid yang yang terdapat dalam kayu manis dikenal sebagai proantosianidin, yang dapat mengubah aktivitas insulin dalam sel-sel lemak. Dalam studi lain, para peneliti yang menggunakan ekstrak Cassia dan ekstrak Ceylon, menemukan bahwa jenis Cassia lebih efektif untuk diabetes pada tikus yang diteliti dalam uji toleransi glukosa . Kesehatan jantung: Penelitian telah menunjukkan bahwa kayu manis bisa mengurangi lipid, juga memiliki adhesi platelet dan sifat anti inflamasi. Dalam sebuah studi ini juga menunjukkan bahwa hanya mengkonsumsi 6 gram kayu manis setiap hari bisa mengurangi trigliserida, serum glukosa, kolesterol LDL, serta total kolesterol pada individu dengan diabetes tipe 2. Khasiat lainnya : Memiliki sifat antijamur, sehingga candida tidak bisa hidup pada daerah kayu manis. Dapat mengurangi proliferasi leukemia dan sel kanker limfoma. Memiliki efek anti-pembekuan darah. Bila ditambahkan kedalam makanan, kayu manis akan menghambat pertumbuhan bakteri dan pembusukan makanan, sehingga makanan awet secara alami. Bau kayu manis meningkatkan fungsi kognitif dan memori. Melawan bakteri E. coli dalam jus yang tidak dipasteurisasi. Obat alami yang efektif untuk menghilangkan sakit kepala dan migrain. Bisa menghilangkan bau mulut tak sedap, karena cinnamaldehyde kayu manis memiliki efek antimikroba dan bakteri pada lidah yang menyebabkan bau mulut. Cinnamaldehyde yang berasal dari kulit kayu manis Cassia mengaktifkan efek antioksidan yang melindungi sel epitel pada usus manusia, yang potensial terhadap kanker usus besar .

Read more at carakhasiatmanfaat.com: Khasiat Manfaat Kayu Manis bagi Kesehatan
Ketumbar (Coriandrum sativum) adalah tumbuhan rempah-rempah yang populer. Buahnya yang kecil dikeringkan dan diperdagangkan, baik digerus maupun tidak. Bentuk yang tidak digerus mirip dengan lada, seperti biji kecil-kecil berdiameter 1-2 mm. Dalam perdagangan obat ia dinamakan fructus coriandri. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai coriander dan di Amerika Latin dikenal sebagai cilantro. Tumbuhan ini berasal dari Eropa Selatan dan sekitar Laut Kaspia.
Berbagai jenis masakan tradisional Indonesia kerap menggunakan bumbu berupa biji berbentuk butiran beraroma keras yang dinamakan ketumbar. Dengan tambahan bumbu tersebut, aroma masakan akan lebih nyata.
Tak hanya bijinya saja yang sering digunakan dalam masakan. Daunnya yang majemuk seperti seledri itu sering diiris tipis dan dijadikan taburan dalam masakan seperti sup dan salad khas Thailand. Di negara itu, ketumbar diberi nama phak chee. Sama dengan bijinya, daun ketumbar juga beraroma tajam.
Biasanya, tumbuhan ini ditanam di kebun-kebun daerah dataran rendah dan pegunungan. Seperti halnya seledri, tumbuhan ini hanya mencapai ketinggian satu meter dari tanah.
Daunnya hijau dengan tepian bergerigi. Sedangkan, untuk bunga mejemuknya berbentuk payung bersusun berwarna putih dan merah muda. Untuk buah, bentuknya hampir bulat berwarna kuning bersusun, Kalau matang, buahnya mudah dirontokkan. Setelah itu, buahnya dikeringkan.
Di sana, biji yang dikeringkan. Di beberapa daerah, ketumbar sering diberikan nama yang berbeda-beda.

Daftar isi

Penggunaan

Semua bagian tumbuhan ini dapat dimakan, tetapi daun segar dan biji yang dikeringkan merupakan bagian-bagian yang paling banyak digunakan secara tradisional dalam masakan. Ketumbar umum didapati di dalam masakan Asia Selatan, Asia Tenggara, India, Timur Tengah, Kaukasus,[1][2] Asia Tengah, Laut Tengah, Tex-Mex, Amerika Latin, Brasil, Portugis, Tiongkok, Afrika, dan Skandinavia.[3][4]

Daun

Daun ketumbar
Daunnya hijau dengan tepian bergerigi. Sedangkan, untuk bunga mejemuknya berbentuk payung bersusun berwarna putih dan merah muda.
Daun ketumbar dinamai coriander leaves, fresh coriander, Chinese parsley, atau (di Amerika Utara) cilantro. Daunnya mempunyai rasa yang berbeda dengan biji, dengan adanya semacam rasa citrus. Namun, sejumlah orang merasainya seperti sabun tidak enak, berbau menyengat dan menghindari memakan daun ini.[5]

Manfaat ketumbar

Manfaat dari tumbuhan ini sudah banyak dirasakan di berbagai negara. Ketumbar biasanya digunakan pelancar pencernaan, peluruh kentut (carminative), peluruh ASI (lactago), dan penambah nafsu makan (stomachica). Namanya berbeda-beda di berbagai negara juga di berbagai daerah di Indonesia.
Manfaat yang diambil dari ketumbar adalah dari daun, biji, dan buah. Dari semua bagian itu terdapat kandungan berupa sabinene, myrcene, a-terpinene, ocimene, linalool, geraniol, dekanal, desilaldehida, trantridecen, asam petroselinat, asam oktadasenat, d-mannite, skopoletin, p-simena, kamfena, dan felandren.
Khasiatnya tak sebatas pelancar pencernaan saja. Ketumbar juga berguna untuk meredakan pusing, muntah-muntah, influenza, wasir, radang lambung dan radang payudara, campak, masuk angin, tekanan darah tinggi, dan lemah syahwat.

KHASIAT KEMIRI

khasiat buah kemiri untuk rambutKemiri (Aleurites moluccana), adalah tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Tumbuhan ini masih sekerabat dengan singkong dan termasuk dalam suku Euphorbiaceae. Dalam perdagangan antarnegara dikenal sebagai candleberry, Indian walnut, serta candlenut. Pohonnya disebut sebagai varnish tree atau kukui nut tree. Minyak yang diekstrak dari bijinya berguna dalam industri untuk digunakan sebagai bahan campuran cat.
Habbatussauda berkhasiat untuk mengobati Diabetes Mellitus. Kadar gula darah penderita DM bisa diturunkan karena Habbatussauda memiliki kemampuan untuk menghambat aktivitas enzim glukosa-6-phospatase. Enzim ini berperan dalam metabolisme produksi glukosa dalam darah.
Diabetes Mellitus (DM) termasuk penyakit yang mesti diwaspadai. Ia menjadi penyakit dengan jumlah pasien terbesar pada sejumlah negara. Menurut data WHO, jumlah penderita DM di Indonesia menempati urutan ke-4 di dunia. Pada tahun 2006 diperkirakan di Indonesia terdapat sekitar 14 juta pengidap DM.
Penyakit ini perlu diwaspadai karena ia bisa menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti jantung, stroke, disfungsi ereksi, gagal ginjal, dan kerusakan sistem saraf.
Penyakit ini muncul akibat tubuh tidak mampu mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darah. Hal ini disebabkan kelenjar pankreas tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah memadai, dimana insulin ini berfungsi sebagai pengontrol kadar gula darah. Keadaan ini menyebabkan terjadi kelebihan gula yang bisa merusak pembuluh darah dan memunculkan komplikasi.
Mekanisme Habbatussauda dalam Mengobati Diabetes
Diabetes Mellitus insya Allah bisa diterapi dengan menggunakan Habbatussauda. Dalam buku Trio Herbal (Redaksi Trubus, 2010), mekanisme Habbatussauda dalam mengobati diabetes mirip kinerja thiazolidinedione – salah satu bahan aktif obat yang kerap dikonsumsi pasien diabetes. Senyawa ini mampu memperbaiki sensitivitas insulin dengan mengaktifkan gen-gen tertentu yang berperan dalam sintesa lemak dan metabolisme karbohidrat. Beberapa studi menunjukkan, thiazolidinedione juga baik bagi jantung, mampu menurunkan darah, dan meningkatkan LDL (kolesterol baik).
Hasil penelitian A. Al Hader, peneliti dari Faculty of Medicine Jordan University of Science and Technology, Yordania, menunjukkan kadar gula darah puasa kelinci percobaan diabetes yang diberi asupan alloxan – penyebab diabetes – menurun 12 % setelah 4 jam pascaperlakuan dan 21% setelah 6 jam.
Dalam penelitian itu tidak terjadi peningkatan kadar insulin. Artinya, mekanisme penurunan gula darah diduga bukan disebabkan oleh meningkatnya jumlah insulin. Namun turunnya kadar gula darah disebabkan kemampuan Habbatussauda menghambat aktivitas enzim glukosa-6-phospatase. Enzim ini berperan dalam metabolisme produksi glukosa dalam darah. Jika kerja enzim itu distop maka kadar glukosa darah pun turun.
Penelitian lain dilakukan Tissera MHA et. al. pada tahun 1998 terhadap 55 penderita diabetes. Sebagaimana dikutip oleh dr. Hendrik M. Kes dalam bukunya Habbatus Sauda Thibbun Nabawy untuk Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit, hasil studi tersebut disimpulkan bahwa terjadi penurunan kadar gula darah secara bermakna pada 72,7 % dari penderita diabetes yang menerima ekstrak minyak Habbatussauda dengan dosis pemberian 2 x setengan sendok teh (2,5 ml) / hari dengan cara diminum selama sebulan.
Tidak seperti obat-obatan, alam menyediakan nutrisi yang memiliki sejumlah besar manfaat kesehatan tanpa menimbulkan efek samping yang negatif. Salah satunya adalah kenari. Sebuah penelitian menemukan bahwa kenari dapat menurunkan lemak jahat, kolesterol, mencegah tulang keropos, dan bahkan melawan kanker.
Dalam peneltiian yang diterbitkan British Journal of Nutrition, para peneliti dari Universitas of California, Davis dan Departemen Pertanian AS di Albany, California, mengamati tikus yang memiliki tumor prostat manusia. Tikus tersebut diberi makan tiga ons kenari setiap hari. Pada akhir penelitian, tumor pada tikus menyusut 50% dan pertumbuhan tumor melambat 30% dibandingkan tikus yang tidak diberi kenari.
“Hasil ini membuat saya sangat berharap bahwa kenari dapat bermanfaat untuk menghindari kanker dan memperlambat pertumbuhan kanker. Oleh karena, kenari harus dimasukkan dalam porsi makanan seimbang bersama dengan banyak buah dan sayuran,” kata peneliti, Dr Paul Davis seperti dilansirnaturalnews.com, Kamis (16/2/2012).
Peneliti juga menegaskan bahwa jika penelitian berikutnya menemukan kenari memiliki efek yang sama pada manusia seperti halnya pada tikus, maka menambahkan kenari dalam makanan pasien kanker prostat akan memiliki efek yang sangat bermanfaat.
Selain dapat mencegah dan membantu mengatasi kanker prostat, kenari terbukti menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol ‘jahat’. Sambil menurunkan kolesterol jahat, kenari juga meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol ‘baik’.
Manfaat kenari tidak berhenti di situ. Kenari juga kaya akan asam lemak omega-3 yang dikenal mampu membantu mencegah pengeroposan tulang karena penuaan. Protein yang ditemukan dalam kenari diketahui membantu membentuk otot yang membantu menguatkan tulang
Tauge atau kecambah ternyata memiliki manfaat yang sangat banyak bagi tubuh. Tidak saja baik untuk menjaga badan tetap sehat, tauge juga memiliki sejumlah khasiat untuk mengobati penyakit.
Dalam keseharian, tauge atau kecambah biasa menjadi bagian dari aneka soto, gado-gado, pengisi makanan macam tahu isi atau dimasak bersama sayuran lain.
Ada beberapa macam tauge, diantaranya tauge kacang hijau, tauge kedelai, tauge moyashi, dan tauge alfafa. Tauge kacang hijau dan kedelai sudah banyak kita kenal. Tauge moyashi adalah tauge dari Jepang, bentuknya mirip tauge kacang hijau namun akarnya lebih besar dan rasanya lebih renyah. Sedangkan alfalfa adalah sejenis tauge menyerupai tunas halus berdaun hijau dengan rasa renyah dan segar. Institute of Food Research (IFR) di Inggris menemukan dalam tauge dan kol ada sebuah zat yang sangat ampuh untuk menekan risiko kanker usus.
Zat ini terbukti bisa membunuh sel-sel ganas penyebab kanker usus sekaligus bisa menghentikan penyebarannya. Untuk menghindari kanker usus, sebaiknya konsumsi tauge 2 sampai 3 kali dalam seminggu.
Cabe merupakan salah satu tanaman yang memiliki rasa berkisar dari ringan sampai sangat pedas, dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai kuliner. Rasa pedas dalam cabe ditentukan oleh jumlah kandungan capsaicin. Skala rasa pedas ini dinilai menggunakan unit Scoville, metode yang dikembangkan oleh Wilbur Scoville pada tahun 1912. Pada skala, 0 adalah paling ringan dan 10 adalah panas, panas, panas.  Biji dan kulit adalah bagian terpedas dari cabe. Untuk menghindari rasa panas pada jari saat memotong cabe, gunakan sarung tangan dari karet.

Banyak sekali khasiat cabe bagi kesehatan kita, antara lain: penyembuh luka, pereda demam, meredakan pilek dan hidung tersumbat, mencegah stroke, meringankan sakit kepala dan nyeri sendi, meningkatkan nafsu makan, menurunkan kadar kolesterol dan sebagai antibiotik alami, memiliki kandungan antioksidan serta berbagai khasiat lainnya.